Terjemahan Sesa Media: “Lapisan Bumi”

Terjemahan SeSa Media
“Lapisan Bumi”
©Krista West

Untuk mendownload versi lengkapnya silahkan di Terjemahan “Layers of the Earth”
Berikut adalah sebagian terjemahannya:

BAB 1
BUMI DINAMIS

Pada suatu pagi hening di bulan Januari 2006, gunung berapi raksasa di sebuah pulau sederhana tak berpenghuni di Alaska bangun dari tidur 20-tahunnya. Dan ia bangun dengan sebuah letusan.

Sekitar pukul 4.44, gunung berapi yang dikenal sebagai Gunung St. Augustine itu meletus, memuntahkan awan uap panas dan abu sejauh 45.000 kaki (13.716 meter) ke udara. Pilot pesawat yang sedang terbang di kawasan itu segera melaporkan letusan tersebut, dan Federal Aviation Administration melarang sementara penerbangan dalam radius 5 mil (8 kilometer) dari gunung yang keroncongan itu. Pada waktu yang sama, United States Geological Survey menggolongkan Augustine sebagai gunung berapi berlevel siaga merah, level kekhawatiran tertinggi. Semua orang mulai memperhatikan Augustine.

Gunung berapi itu terus meletus selama berhari-hari. Akhirnya, ia memuntahkan awan uap panas ke tenggara, ke atas kawasan sepanjang 45 mil (75 kilometer). Ajaibnya, tak ada korban luka. Tak ada yang tinggal di pulau terpencil di Teluk Cook Alaska; awan uap panas tak pernah mencapai masyarakat yang tinggal di kota Anchorage yang berada tak jauh; ia juga tidak mengganggu mesin-mesin pesawat terbang yang melintas yang tak menaruh curiga. Kebanyakan orang bahkan belum pernah mendengar tentang gunung berapi Augustine. Letusan Augustine, bagaimanapun, adalah sebuah tanda bahwa dinamika Bumi masih aktif.

Zona subduksi gunung berapi St. Augustine di Alaska bangun dari tidur 20 tahunnya pada 2006.

Gunung berapi St. Augustine, dinamai oleh penjelajah Captain James Cook pada tahun 1778, adalah gunung berapi zona subduksi klasik. Zona subduksi biasanya terletak di dasar laut; itu adalah area di mana sepotong permukaan Bumi bergelincir ke bawah potongan lain menuju interior planet ini. Ketika bergelincir ke bawah, potongan itu menyerap air laut. Begitu potongan tanah berair ini tenggelam di bawah permukaan Bumi, air bersentuhan dengan batu sekitar, menyebabkannya luluh. Alhasil, batu sekitar di kedalaman itu menjadi lebih ringan dari biasa.

Kantong batu ringan ini naik kembali ke permukaan Bumi seperti es batu yang mengambang di dalam segelas air. Dalam perjalanannya menuju permukaan, ia meleburkan bebatuan sekitar dan membentuk gelembung batu cair bernama magma. Magma menyediakan lava yang membantu menciptakan gunung berapi baru. Dengan letusan lava, uap panas, dan debu secara berulang di permukaan Bumi, terlahirlah gunung berapi subduksi baru.

Subduksi terjadi ketika potongan permukaan Bumi bergelincir ke bawah potongan lain menuju interior Bumi. Ini adalah salah satu dari banyak proses yang membantu membentuk lapisan dalam dan luar planet kita.

Subduksi adalah salah satu dari banyak proses Bumi yang telah membantu membentuk lapisan luar dan dalam planet ini sepanjang waktu. Proses-proses ini mungkin telah melambat sejak planet ini pertama kali terbentuk, tapi mereka belum berhenti. Para ahli bumi bekerja untuk memahami bagaimana permukaan planet ini berubah bentuk. Pekerjaan mereka tidak selalu mudah, dan masih banyak yang harus dipelajari.

One thought on “Terjemahan Sesa Media: “Lapisan Bumi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s