Paket Siapa?

Oleh: Sainstory

Dari jam tujuh pagi itu, si A terus menanti, menanti jam 9 pagi. Ingin pergi bersenang-senang. Akhirnya pergi. Pulang jam 7 malam.

Sepulang di rumah, “Aduh capek nih…”

Kaus kaki di atas kasur. Berbaring bersamanya.

Si B: “A cepat ganti baju dulu…”
Si A: “Sebentar… kan capek!”

Suasana memanas menuju puncak.

Si B: “Itu kan resiko. Di mana pun juga, jalan-jalan ke mana pun, pulangnya capek…”

Pertanyaan: Paket siapa?

  • Si A sudah tahu, capek adalah paket yang bersandingan dengan jalan-jalan, karena itu kalimat “Aduh capek nih” pasti menjadi hak si A meskipun di dalam hati.
  • Si B sudah tahu, capek adalah paket yang bersandingan dengan jalan-jalan, karena itu kalimat “Itu kan resiko. Di mana pun juga, jalan-jalan ke mana pun, pulangnya capek…” pasti menjadi hak si B meskipun di dalam hati.

Capek adalah paket sebelum atau sesudah: ketika A ingat (sadar), atau ketika B menegur.

Wallahu ‘alam

“Apabila ALLAH menghendaki kebaikan bagi seseorang, maka dirinya sendirilah yang dijadikannya untuk mengingatkannya, menyuruhnya, dan melarangnya.” (HR. Addailami)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s