Kerucut Cahaya dan Struktur Kausalitas

Dalam upaya membuat diagram ruangwaktu relativistik, salah satu fitur terpenting untuk ditangkap adalah struktur kausalitas ruangwaktu. Struktur ini memperinci peristiwa mana saja (yakni, titik ruang dan waktu mana saja) yang dapat dihubungkan oleh trayektori-trayektori yang lebih lambat daripada cahaya, peristiwa mana saja yang dapat dihubungkan oleh trayektori-trayektori yang berjalan pada kecepatan cahaya, dan peristiwa mana saja yang tak dapat dihubungkan oleh apapun yang berjalan pada atau di bawah kecepatan cahaya.

Advertisements

Apa Itu Kerucut Cahaya?

Serempak adalah tidak serempak. Ruang dan waktu tidak eksis. Ini semua, dan hal-hal aneh dan ajaib lain, merupakan ciri khas Teori Relativitas Einstein dan menjadi topik bahasan kita hari ini.

Kenapa Fisikawan Menyebut Kesadaran Adalah Status Materi, Seperti Padat, Cair, atau Gas

Sebuah revolusi senyap sedang berlangsung dalam fisika teoritis. Sepanjang usia disiplin ini, fisikawan enggan membahas kesadaran, menganggapnya topik untuk para dukun dan tukang klenik. Bahkan, penyebutan kata ‘k’ saja dapat merusak karir.

Menjelaskan CTMU

CTMU (Cognitive-Theoretic Model of the Universe) milik Christopher Langan adalah sebuah theory of everything, “teorinya para teori”, yang bersifat metafisik/filosofis. Itu menjelaskan sifat realitas, kemunculannya, ke mana ia menuju, dan apa tujuannya.

Wawancara Dengan Christopher Langan

Christopher Langan pernah jadi tukang pukul selama hampir dua dasawarsa. Dan bila Anda berjalan ke Westhampton Grill di Long Island New York, di mana dia bekerja paruh waktu, Anda akan berpikir bahwa Langan, tinggi sedikit di bawah 6 kaki dan berat 270 pon, tampak cocok untuk peran tersebut. Tapi Langan bukanlah tukang pukul bar biasa: dia mencetak skor setingginya 195 dalam tes IQ, sebuah hasil yang begitu langka sampai-sampai para ahli memperkirakan kurang dari satu per semiliar orang mampu mencapainya.

Relativitas Keserempakan – Pendaratan Bulan Dari Bulan

Salah satu kesimpulan paling fundamental yang dibuat Albert Einstein dari kecepatan terbatas cahaya dalam teori relativitas khususnya adalah relativitas keserempakan—karena cahaya makan waktu terbatas untuk melintasi jarak di ruang, kita tidak mungkin menetapkan keserempakan berdasarkan jam universal yang dibagipakai oleh semua pengamat.

Dasar-dasar Relativitas Khusus: Relativitas Keserempakan

Jika satu pengamat berpikir bahwa dua peristiwa berlangsung serempak, satu pengamat lain mungkin tidak berpikir demikian. Awalnya ini akan terdengar seperti salah satu dari sekian banyak efek baru yang dihadirkan relativitas. Namun, seiring kita gali lebih dalam, Anda akan lihat bahwa ini merupakan penyesuaian penting yang Einstein lakukan terhadap pemahaman kita akan ruang dan waktu dalam relativitas khusus. Sekali Anda memahaminya, segala hal lain jadi masuk akal. (Dan sebelum Anda memahaminya, tak ada yang masuk akal!)