Masyarakat dan Budaya Malaysia

Karakterisik paling mencolok dari orang Malaysia adalah kebhinnekaan mereka: etnis, bahasa, ketaatan budaya, agama, dan makanan. Ia adalah campuran rumit, yang terwujud jelas dalam pamer budaya menyasar turis tapi tidak kentara dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari hiruk-pikuk bahasa hingga pakaian dan ritual.

15 Kebiasaan Budaya di Malaysia yang Perlu Dipahami

Warga Malaysia adalah sekelompok individu unik. Walaupun secara kolektif terdiri dari orang-orang dengan ras dan kepercayaan berlainan, kami semua berbagi kemiripan tertentu yang menjadikan kami orang Malaysia. Kebiasaan budaya, norma, idiosinkrasi, ciri kelakuan mendefinisikan siapa kami sebagai sebuah bangsa. Beberapa contoh karakteristik yang dimiliki oleh kebanyakan, jika tidak semua, orang Malaysia adalah kecintaan abadi pada makanan, kebutuhan tak terjelaskan untuk menambah kata “la/lah” di akhir setiap kalimat, atau bahkan sikap ya-bisa (Can-Do Attitude) “boleh” yang santai.

Peta Theory of Everything

Dalam pencarian deskripsi alam terpadu dan koheren—sebuah “theory of everything”—fisikawan telah menemukan akar tunggang yang menautkan semakin banyak fenomena berbeda. Dengan hukum gravitasi universal, Isaac Newton mengawinkan jatuhnya apel dengan orbit planet. Albert Einstein, dalam teori relativitasnya, menenun ruang dan waktu menjadi kain tunggal, dan menunjukkan bagaimana apel dan planet jatuh sepanjang lengkungan kain. Dan hari ini, semua partikel unsur terpasang rapi ke dalam struktur matematis yang disebut Standard Model. Tapi teori-teori fisika kita masih dipenuhi perpecahan, lubang, dan inkonsistensi. Ini masalah mendalam yang harus dijawab dalam pengejaran theory of everything.

Apakah Alam Tidak Alami?

Suatu siang mendung di ujung April, para profesor fisika dan mahasiswa berdesakan ke dalam aula berpanel kayu di Universitas Columbia untuk mendengarkan ceramah Nima Arkani-Hamed, teoris kenamaan yang bertandang dari Institute for Advanced Study di Princeton, New Jersey. Dengan rambut gelap sebahu yang disisipkan ke belakang telinga, Arkani-Hamed memaparkan dua implikasi kontradiktif dari hasil-hasil eksperimen mutakhir di Large Hadron Collider Eropa. “Alam semesta adalah niscaya,” umumnya. “Alam semesta adalah mustahil.”

Dalam Pola Misterius, Matematika dan Alam Bertemu

Pada 1999, saat duduk di sebuah halte bus di Cuernavaca, Meksiko, seorang fisikawan Ceko bernama Petr Šeba melihat anak-anak muda menyerahkan carikan kertas kepada para sopir bus dengan imbalan uang tunai. Itu bukan kejahatan terorganisir, setahu dia kemudian, melainkan salah satu profesi bayangan: setiap sopir membayar seorang “mata-mata” untuk mencatat kapan bus di depannya meninggalkan halte. Jika bus itu berangkat baru-baru ini, dia akan memperlambat kendaraan, agar penumpang bertumpuk di halte berikutnya. Jika bus itu berangkat sudah lama, dia akan mempercepat kendaraan agar bus-bus lain tidak menyusulnya. Sistem ini memaksimalkan laba para sopir. Dan ini memberi Šeba ide.

‘Pemberontak’ Tanpa Ph.D.

Saya bukan orang yang suka pertanyaan besar. Saya mencari teka-teki. Saya mencari persoalan menarik yang dapat dipecahkan. Saya tak ambil pusing apakah mereka penting atau tidak, jadi saya tidak terobsesi dengan pemecahan suatu misteri besar. Itu bukan gaya saya.