Oleh: Michael Moyer Foto-foto oleh Matt Siber (Sumber: Scientific American, Februari 2012, hal 30-36) Sebuah eksperimen yang sedang dibangun di luar Chicago akan berupaya mengukur hubungan intim antara informasi, materi, dan ruangwaktu. Jika berhasil, ini bisa menulis ulang kaidah-kaidah fisika abad 21. Craig Hogan percaya dunia ini seperti bulu. Ini bukan kiasan. Hogan, fisikawan di […]

Oleh: George F.R. Ellis (Sumber: Scientific American, Agustus 2011, hal 38-43) Bukti eksistensi alam-alam semesta paralel yang sangat berbeda dari alam semesta kita mungkin masih di luar domain sains. Selama dekade terakhir, sebuah klaim luar biasa telah memikat para kosmolog: alam semesta mengembang yang kita saksikan di sekeliling kita bukanlah satu-satunya; miliaran alam semesta lain […]

Oleh: Vlatko Vedral (Sumber: Scientific American, Juni 2011, hal 38-43) Mekanika quantum bukan cuma tentang partikel-partikel amat kecil. Ia berlaku pada benda segala ukuran: burung, tanaman, bahkan mungkin manusia. Menurut buku-buku teks fisika standar, mekanika quantum adalah teori dunia mikroskopis. Ia menguraikan partikel, atom, dan molekul tapi memberi jalan kepada fisika klasik biasa mengenai skala […]

Oleh: John C. Baez dan John Huerta Foto-foto oleh Zachary Zavislak (Sumber: Scientific American, Mei 2011, hal. 60-65) Sebuah sistem bilangan yang terlupakan yang ditemukan di abad 19 mungkin dapat memberi penjelasan paling sederhana tentang kenapa alam semesta kita barangkali memiliki 10 dimensi. Di masa kecil, kita semua belajar angka. Kita memulai dengan berhitung, disusul […]

Oleh: Paul J. Steinhardt (Sumber: Scientific American, April 2011, hal. 36-43) Apakah teori di jantung kosmologi modern mengandung cacat? Tiga puluh tahun silam, Alan H. Guth, kala itu berjuang menjalani pasca-doktoral fisika di Stanford Linear Accelerator Center, memberi serangkaian seminar di mana dia memperkenalkan “inflasi” ke dalam kosakata kosmologi. Istilah tersebut mengacu pada semburan singkat […]

Oleh: Theodore A. Jacobson dan Renaud Parentani (Sumber: Scientific American Reports – Special Edition on Astrophysics, 2007, hal. 12-19) Gelombang suara pada zalir (fluid) berperilaku aneh seperti gelombang cahaya di ruang. Black hole bahkan memiliki imbangan akustik. Mungkinkah ruangwaktu betul-betul sejenis zalir, seperti ether dalam fisika pra-Einstein? Ketika Albert Einstein mengajukan teori relativitas khususnya pada […]

Oleh: Jeremy Bernstein (Sumber: Scientific American Reports – Special Edition on Astrophysics, 2007, hal. 4-11) Persamaan gravitasi Albert Einstein merupakan fondasi pandangan modern black hole; ironisnya, dia menggunakan persamaan tersebut dalam upaya membuktikan objek ini tidak eksis. Adakalanya ilmu agung menghasilkan peninggalan yang melampaui bukan cuma imajinasi para praktisinya tapi juga niat mereka. Contoh yang […]